ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

SUMUT INVESTIGASI

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 17:49 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG RAYA – Aliansi Alumni dan Pelajar Tangerang Raya (ALPETARA) mendeklarasikan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai dan kondusif melalui gerakan bertajuk “Pelajar Cerdas, Berprestasi, dan Peduli Kamtibmas”, kemarin lalu.

Deklarasi tersebut menegaskan penolakan terhadap tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, tindakan kekerasan, serta berbagai bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui keterangannya, Senin (15/6), Anggota ALPETARA, Rizki Anggara, menjelaskan bahwa, salah satu faktor utama yang memicu terjadinya tawuran pelajar adalah adanya gesekan antarindividu maupun rasa gengsi antarsekolah yang berkembang di kalangan pelajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biasanya tawuran terjadi karena adanya gesekan di antara pelajar atau rasa gengsi antara sekolah. Hal tersebut yang sering menjadi pemicu terjadinya tawuran antar pelajar,” ujar Rizki.

Menurutnya, pencegahan tawuran membutuhkan peran aktif dari orang tua dan pihak sekolah. Orang tua diharapkan memberikan edukasi serta pengawasan kepada anak-anaknya, sementara sekolah terus mengingatkan siswa agar tidak terlibat dalam berbagai aktivitas negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

Dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Rizki menekankan pentingnya membangun pola pikir yang positif. Pelajar harus diarahkan untuk mengembangkan prestasi, kreativitas dan kegiatan yang bermanfaat sehingga tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif.

“Kita harus mengubah pola pikir pelajar agar selalu melakukan hal-hal positif dan menjauhi berbagai perilaku negatif seperti narkoba maupun tawuran,” katanya.

Selain itu, ALPETARA juga mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antarpelajar tanpa memandang perbedaan sekolah, suku, maupun latar belakang lainnya.

Menurut Rizki, sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Rizki menilai bahwa, pemahaman mengenai Kamtibmas sangat penting bagi pelajar. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, berbagai tindakan negatif seperti tawuran dan pelanggaran lainnya dapat diminimalkan.

Di era digital saat ini, ALPETARA juga menaruh perhatian terhadap penggunaan media sosial di kalangan pelajar.

Rizki menegaskan bahwa, media sosial memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, pihak sekolah dan berbagai elemen pendidikan perlu terus memberikan edukasi agar pelajar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif.

“Media sosial sangat penting bagi pelajar, tetapi harus digunakan secara positif. Kami juga terus mengedukasi agar para pelajar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang beredar di media sosial,” jelasnya.

Menyikapi maraknya ajakan dan provokasi di media sosial terkait aksi demonstrasi, ALPETARA mengimbau para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh dan lebih mengutamakan pendidikan.

Menurut Rizki, pendekatan dialog dan diskusi menjadi langkah yang terus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar.

Melalui deklarasi yang dibacakan, ALPETARA menyatakan tujuh komitmen utama, yaitu menolak tawuran pelajar, menolak narkoba, menolak tindakan anarkis dan perundungan, menjaga persatuan antarpelajar, mengutamakan pendidikan dan prestasi, menggunakan media sosial secara bijak, serta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sekolah dan masyarakat.

Rizki berharap, seluruh masyarakat, khususnya para pelajar di Tangerang Raya, dapat lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Harapan kami, masyarakat dan para pelajar di Tangerang Raya tidak mudah terprovokasi serta selalu bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak terpancing isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan maupun tawuran,” tutupnya.

Melalui deklarasi tersebut, ALPETARA mengajak seluruh pelajar SMA dan SMK se-Tangerang Raya untuk fokus belajar, meningkatkan kemampuan diri, serta mengembangkan potensi yang dimiliki demi meraih masa depan yang lebih baik. Dengan semangat “Belajar Hari Ini, Memimpin Masa Depan. Stop Tawuran, Tolak Narkoba, Jaga Kamtibmas, Raih Prestasi untuk Indonesia,” ALPETARA berharap dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (Red).

Berita Terkait

PELANTIKAN DPP SWI 2026–2031,SWI Teguhkan Profesionalisme dan Aksi Nyata Lewat Green Impact
Wanita Warga Lio Bojong Pondok Terong Depok Jual Motor Kredit Diduga Pembiaran Adira Cabang Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:26 WIB

Dua Laporan Penipuan dan Fitnah Jadi Sorotan, Dir Reskrimum Polda Sumut Masih Belum Berikan Tanggapan

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:42 WIB

Gugatan Perdata PT TSI terhadap Bank Mandiri Bergulir di PN Medan, Tergugat Tak Hadir di Sidang Perdana

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Priofesor Sutan Nasomal Ucapkan Selamat Buat,Erfin Fahrurrazi, S.STP, M.Si Jabat PJ Sekda Kota Medan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:10 WIB

Lembaga MPSU Desak Polrestabes Medan Usut Tuntas Gudang Solar Subsidi di Damar Wulan Sampali ” Milik Napit alias Hendrik “

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Tuduh Korban Pencurian Memeras Maling Rp250 Juta, Terlapor Kasus Fitnah Akan Diperiksa, Pelapor Apresiasi Kapolrestabes Medan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Lembaga MPSU Laporkan Oknum Polsek Medan Tembung Ke Propam Polda Sumut & Komisi III DPR RI Terkait Melanggar Perkap & Terapkan Pasal 477 KUHP Kepada “WS”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Miris! Propam Polda Sumut dan Wasidik Ditreskrimum Diduga Permainkan Masyarakat Kecil Yang Mencari Keadilan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:38 WIB

Diduga Ada Yang Menargetkan Wartawan Leo Sembiring Jadi Tersangka dan Dpo Karena Membantu Polisi Menangkap Maling Toko Usaha Keluarganya

Berita Terbaru